Oleh: awaludinfajari | September 14, 2011

Titik Terendah

Setiap orang pernah merasakan situasi yang sulit dalam hidupnya, situasi dimana seseorang berada pada keadaan tertekan, penuh dilema dan rasa cemas itulah yang dinamakan titik terendah dalam hidupnya, ketika kita bisa mengatasinya berarti kita termasuk orang yang berhasil dan sebaliknya ketika kita gagal dan merasa nyaman pada titik terendah itu maka kita termasuk ke dalam orang yang gagal, pernah dengar dengan prinsip pegas, saya akan contohkan dengan ketapel semakin kita kuat menariknya ke belakang maka akan semakin jauh kita melemparkan batu, begitu juga ketika kita semakin lemah menariknya ke belakang maka akan semakin pendek jarak yang ditempuh oleh batu, terkadang manusia juga berkelakuan seperti pegas itu, untuk mencapai kesuksesan itu tidak mudah terkadang kita akan melewati rintangan yang terjal, rintangan yang memang sulit dilalui oleh orang yang mudah patah semangat dan lembek, rintangan yang memang sudah didesain untuk orang-orang hebat, orang-orang yang mempunyai semangat tinggi, orang-orang yang memiliki kesabaran yang luar biasa dan orang-orang yang mempunyai keyakinan yang besar, orang-orang itu akan menjadi seorang pemenang sejati, seseorang yang memilki kesuksesan yang luar biasa pada kehidupannya.

Sahabat pada saat kita berada pada titik terendah, ingatlah itu hanya sebuah proses yang harus kita lalui untuk menjadi seorang pemenang, bersabar dan yakinkan pada diri kita bahwa kita bisa melaluinya, kuatkan hati dengan penuh ikhitiar dan doa dan ingatlah Allah tidak akan menimpakan beban kepada hambanya kecuali sesuai kemampuannya, maka jangan khawatir, teruslah berusaha dan doa insya Allah berhasil.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: